Sektor Pangan Bidang yang Strategis.

Manusia perlu asupan makanan setiap hari, sehingga keter sediaan pangan menjadi kebutuhan dasar setiap orang. Untuk menyediakan pangan bagi penduduk Indonesia yang besar, maka produksi pangan yang mencukupi mutlak dilakukan, bukan hanya pangan segar tetapi juga pangan olahan. Oleh karena itu, tidak heran industri pangan berkembang pesat di Indonesia dengan aneka macam dan bentuk produk pangan yang dihasilkan. Kalau kita menonton televisi atau media massa lain, maka perhatikan bahwa tayangan iklan yang terkait dengan pangan olahan dalam kemasan sangat dominan dibanding iklan yang lainnya. Hal ini menunjukkan industri pangan memang memainkan peranan penting dalam pertumbuhan perekonomian nasional.

Namun perlu diingat, industri pangan tidak hanya sekedar memproduksi pangan olahan yang beragam, bergizi dan berimbang, tetapi juga harus menghasilkan produk pangan yang aman, bermutu dan halal. Aman artinya produk pangan yang dihasilkan menyehatkan dan tidak berbahaya bagi tubuh ketika dikonsumsi. Bermutu artinya produk pangan dapat diterima oleh indera manusia (rasanya enak dan lezat, bentuk dan warna nya menarik), bergizi seimbang, mudah disajikan, dan lebih awet/ tahan lama. Halal artinya produk pangan diproses dengan memenuhi prinsip-prinsip produksi pangan halal. Untuk dapat memproduksi pangan yang bermutu, aman dan halal tersebut, maka diperlukan orang yang memiliki kompetensi di bidang ilmu dan teknologi pangan. Disinilah peran Program Studi Teknologi Pangan dalam menghasilkan lulusan yang dapat mengisi posisi-posisi strategis di industri pangan.

 

Program Studi Teknologi Pangan IPB Unggul di Indonesia.

Program Studi Teknologi Pangan memperoleh status Akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) skor penilaian sangat tinggi, yaitu 390 (dari skor maksimum 400). Skor akreditasi ini salah satu yang tertinggi di Indonesia. Hal ini menunjukkan program pendidikan di Program Studi Teknologi Pangan dinilai sangat baik.

 

Fakta Program Studi Teknologi Pangan IPB  Terbaik di Indonesia

  • Menerapkan kurikulum berstandar internasional dan terakreditasi Internasional oleh Institute of Food Technologists (IFT), Amerika Serikat.
  • Memperoleh akreditasi nasional “A” dengan skor penilaian 390 dari total 400 (tertinggi di Indonesia untuk seluruh kelompok bidang ilmu program sarjana).
  • Dikelola oleh manajemen yang berdedikasi tinggi dan memberikan pelayanan terbaik.
  • Memiliki jumlah dosen bergelar doktor dan guru besar ilmu pangan yang tinggi (44 orang dari 55 orang dosen atau 83%).
  • Sebanyak 77-80% lulusannya bekerja sesuai bidang di sektor industri pangan nasional/multinasional di dalam dan luar negeri.
  • Masa tunggu untuk memperoleh pekerjaan pertama dari lulusan yang relatif singkat (rata-rata 2-3 bulan berdasarkan survei alumni pada tahun 2011).
  • Prestasi mahasiswa di kompetisi tingkat nasional dan internasional, di antaranya sebagai mahasiswa berprestasi tingkat nasional dan pemenang kompetisi internasional yang diselenggarakan oleh IFT di Amerika Serikat.

Tulisan: Dr. Ir. Feri Kusnandar, MSc

Selengkapnya dapat diunduh disini. Program Studi Teknologi Pangan IPB Klik!

 


Leave a Reply